Pusat Terapi Anak
Poling
Apakah Situs ini Bermanfaat bagi Anda?
 

Segera, Intervensi Tunarungu Sejak Dini

Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertolongan kepada anak tuna rungu atau yang biasa disebut intervensi dini akan makin baik jika diberikan sejak dini. Oleh karena itu, para orang tua diharapkan lebih peka dalam mendeteksi gejala gangguan pendengaran dan berbahasa pada anak sejak bayi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Santi Rama A. Dadang kepada Kompas.com di sela penyelenggaraan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) di sekolahnya, Selasa (4/5/2010).

"Intervensi sedini mungkin perlu dilakukan kepada anak tuna rungu. Makin cepat makin baik untuk ditangani," tuturnya.

Dadang mengatakan anak tuna rungu biasanya memiliki kemampuan yang terbatas, misalnya dalam kemampuan berbahasa, spontanitas, kemampuan inteligensia dan kemampuan mendengar. Jika sejak awal dideteksi, penanganannya akan lebih mudah dan dampaknya akan lebih baik bagi anak.

Namun, dalam banyak kasus yang pernah dihadapinya di sekolah, anak yang dibawa biasanya sudah tergolong terlambat untuk ditangani. Memang masih bisa dididik, namun termasuk kategori sulit.

Menurut Dadang, keterlambatan deteksi di awal memang paling banyak disebabkan ketidaktahuan orang tua. Namun, tak sedikit pula orang tua yang sudah mengetahui tidak juga membawa anaknya ke sekolah berkebutuhan khusus karena malu.

"Kita bukannya ingin lebih banyak murid ya, tapi bagaimana menolong sedini mungkin. Kendalanya sebenarnya penerimaan orang tua. Saya paham kalau orang tua yang tahu anaknya cacat tidak bisa menerima tapi orang tua harus paham juga kalau tuna rungu itu bukan akhir segalanya," ungkapnya lagi.

Pengalaman yang pernah dihadapinya, orang tua biasanya terlalu sibuk melakukan pengobatan sana-sini setelah mengetahui kelainan pada anaknya. Bahkan sampai datang ke dukun. Namun tak membuahkan hasil apa-apa. Mereka pun akhirnya kembali ke sekolah berkebutuhan khusus dan penanganannya cenderung terlambat.

 
Peduli Autis
Tumbuh Kembang